Selamat datang di Aplikasi Adhi e-WBS

Adhi e-WBS adalah aplikasi yang disediakan oleh PT. Adhi Karya (Persero) Tbk bagi Anda yang memiliki informasi dan ingin melaporkan suatu perbuatan berindikasi pelanggaran yang terjadi di lingkungan Adhi Karya.

Sistem Pelaporan Pelanggaran / Whistle Blowing System (WBS) merupakan Sistem Pelaporan yang memungkinkan Insan ADHI melaporkan adanya dugaan tindakan pelanggaran, yang dilakukan oleh Insan ADHI lainnya. Sistem ini diterapkan untuk memitigasi potensi risiko dan menciptakan lingkungan perusahaan yang bersih dari praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), dan berperilaku etis dalam menjalankan / mengelola perusahaan.

Unsur Pengaduan

Pengaduan Anda akan mudah ditindaklanjuti apabila memenuhi unsur sebagai berikut:
What: Perbuatan berindikasi pelanggaran yang diketahui
Where: Di mana perbuatan tersebut dilakukan
When: Kapan perbuatan tersebut dilakukan
Who: Siapa saja yang terlibat dalam perbuatan tersebut
How: Bagaimana perbuatan tersebut dilakukan (modus, cara, dsb)


Unduh Versi Android

Prinsip - Prinsip Adhi e-WBS

  • Cepat dan Tepat, maksudnya adalah penanganan terhadap adanya laporan pelanggaran, harus ditangani dengan cepat dan tepat;

  • Komunikatif, Maksudnya komunikasi antara penerima laporan dengan Pelapor dapat berlangsung dengan baik;

  • Rahasia, Maksudnya semua Laporan yang masuk ke dalam sistem adalah bersifat rahasia dan harus terjaga kerahasiaannya.

  • Akurat, masksudnya penanganan yang dilakukan atas adanya laporan dilakukan berdasarkan akurasi data dan bukan berdasarkan asumsi atau dugaan tanpa data pendukung;

  • Itikad baik, maksudnya bahwa pelapor harus memiliki itikad baik dan bukan didasarkan atas dendam pribadi atau orientasi tertentu dari pelapor;

  • Proteksi, mengandung arti semua pihak yang bertindak sebagai pelapor akan dilindungi oleh ADHI;

  • Tidak ada diskriminasi, artinya semua insan ADHI dapat melaporkan dan tidak ada diskriminasi dalam penanganan terhadap laporan.

Pengertian-pengertian Terkait Whistle Blowing System (WBS)

  • "Sistem Pelaporan Pelanggaran / Whistle Blowing System (WBS) ADHI" adalah sistem yang digunakan untuk menampung, mengolah dan menindak lanjuti serta membuat pelaporan atas informasi yang disampaikan oleh Pelapor mengenai tindakan pelanggaran yang terjadi di lingkungan ADHI.

  • "Pelanggaran" adalah segala tindakan dalam penyelenggaraan kegiatan perusahaan yang bertentangan dengan peraturan perundangan, aturan internal perusahaan, pedoman perilaku perusahaan serta etika bisnis yang sehat.

  • "Insan ADHI" adalah Dewan Komisaris dan Organ Pendukung Dewan Komisasi, Direksi dan seluruh Pegawai ADHI termasuk pegawai ADHI yang ditugaskan di anak Perusahaan dan perusahaan afiliasi.

  • "Pelapor" adalah Insan ADHI yang menyampaikan informasi mengenai kejadian atau indikasi tindakan pelanggaran melalui saluran yang disediakan oleh perusahaan.

  • "Terlapor" adalah Insan ADHI yang diduga melakukan "pelanggaran" berdasarkan kesaksian atau bukti-bukti yang dimiliki oleh Pelapor.

  • "Indikasi Awal" adalah Informasi yang ada didalam pelaporan/pengaduan yang memuat permasalahan tindakan pelanggaran dan/atau perbuatan yang melanggar hukum, siapa yang terlibat, bentuk dan besarnya kerugian, kapan serta tempat terjadinya disertai dengan bukti yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

  • "Tindak lanjut penerimaan Pelaporan" adalah kegiatan investigasi untuk menemukan bukti-bukti terkaitdengan pelanggaran yang dilakukan oleh Terlapor, yang telah dilaporkan melalui sarana yang disediakan oleh perusahaan.

  • "Komite Etik" adalah Komite yang dibentuk secara khusus untuk melaksanakan pengelolaan terhadap WBS di Perusahaan, termasuk di dalamnya melaksanakan penelaahan awal terhadap pengaduan/penyingkapan pelanggaran. Komisi ini bertanggung jawab langsung kepada Direksi (Direktur yang diberi tugas WBS).

  • "Tim Investigasi" adalah Tim yang melakukan tugas atas perintah Direksi untuk mengumpulkan data-data/bukti terkait pelanggaran. Tim investigasi yang dimaksud adalah Satuan Pengawasan Intern (SPI) dan/atau Tim khusus yang dibentuk oleh Direksi dan dapat bekerja sama dengan Eksternal Investigator.

  • "Eksternal Investigator" adalah pihak eksternal perusahaan yang bersifat independen dan tidak terafiliasi dengan Perusahaan, yang ditunjuk oleh Perusahaan untuk melaksanakan investigasi secara khusus terhadap suatu laporan pengaduan pelanggaran di Perusahaan.

  • "Perbuatan Curang" adalah tindakan melanggar hukum (illegal) yang dilakukan satu orang atau sekelompok orang secara sengaja atau terencana yang menyebabkan orang atau kelompok atau Korporasi mendapat keuntungan, dan merugikan orang atau kelompok lain atau Korporasi.

  • "Suap" adalah memberikan sesuatu atau menjanjikan sesuatu dengan maksud agar penerima tersebut berbuat atau tidak berbuat sesuai jabatannya yag bertentangan dengan kewajibannya.

  • "Tindakan Pidana Korupsi" adalah setiap tindakan yang dilakukan secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.

  • "Benturan Kepentingan (Conflict Of Interest)" adalah situasi atau kondisi dimana Insan ADHI yang mendapatkan kekuasaan dan kewenangan memiliki atau diduga memiliki kepentingan pribadi/golongan atas setiap penggunaan kekuasaan dan kewenangan yang dimilikinya, sehingga dapat mempengaruhi kualitas dan kinerja yang seharusnya.

  • "Gratifikasi" adalah pemberian hadiah atau janji dengan mengingat kekuasaan atau wewenang yang melekat pada jabatan atau kedudukannya, atau oleh pemberian hadiah atau janji dianggap melekat pada jabatan atau kedudukan tersebut.

  • "Penyalahgunaan asset perusahaan (institusi)" adalah menggunakan untuk keperluan pribadi (atau segolongan) tanpa ijin (atau wewenang) dari perusahaan.

  • "Penggelapan" adalah perbuatan mengambil barang atau uang yang ada dalam penguasaannya yang mana barang/ uang tersebut pada dasarnya adalah milik perusahaan/orang lain.

  • "Membocorkan Informasi" adalah membocorkan data dan informasi mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan perusahaan ke pihak luar yang tidak bertanggungjawab

  • "Pekerjaan/Usaha Sampingan" adalah sebuah kegiatan bisnis yang dilakukan untuk menambah penghasilan yang mengganggu pekerjaan utama sebagai Karyawan Adhi.

  • "Keterlibatan dalam Partai Politik" adalah melarang seluruh pegawai ADHI terlibat dalam kegiatan partai politik, baik menjadi anggota ataupun terlibat di dalam Kepengurusannya.

  • “Terganggunya Suasana Lingkungan Kerja" adalah suatu keadaan yang terdapat di sekitar tempat kerja yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan lainnya secara langsung maupun secara tidak langsung.

  • "Pengurangan Terhadap Standar Mutu" adalah secara sengaja melakukan pengurangan terhadap spesifikasi yang telah ditentukan yang menyebabkan kerugian pada Perusahaan.

  • "Pernyataan Palsu" adalah tindakan atau laporan yang dilakukan oleh karyawan yang tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya

  • "Pelecehan dan Perbuatan Asusila" adalah penyimpangan dalam perilaku yang melanggar norma sosial dan Agama.

Cara Melapor Melalui Adhi e-WBS

  1. Klik tombol "Login", lalu isikan Username dan Password Anda.

  2. Jika Anda belum terdaftar, maka klik tombol "Register" dan isikan data diri Anda lalu klik tombol "Submit", maka Anda akan otomatis login ke Aplikasi

  3. Masukkan Nama (Username) dan Kata Sandi (Password) Anda.

  4. Gunakan nama yang sesuai dengan Identitas Anda.

  5. Klik menu "Pengaduan" untuk merekam pengaduan baru.

  6. Klik tombol "Tambah Pengaduan" untuk menambahkan pengaduan baru.

  7. Isi form Tambah Pengaduan sesuai informasi yang Anda ketahui, lalu klik tombol "Lanjut".

  8. Perhatikan beberapa hal di bawah ini:
    Semua kotak yang diberi tanda (*) wajib diisi.
    Pastikan informasi yang diberikan sedapat mungkin memenuhi unsur 4W 1H.

  9. Jika Anda memiliki bukti dalam bentuk file seperti foto atau dokumen lain, silakan dilengkapi di halaman pengaduan, caranya:
    Setelah membaca petunjuk untuk menyertakan lampiran, klik kotak kecil di bawah petunjuk tersebut, dan lanjutkan prosesnya.

  10. Setelah selesai mengisi, silakan klik tombol "Kirim" untuk melanjutkan atau klik tombol "Hapus" untuk membatalkan proses pelaporan Anda.

  11. Halaman berikutnya memberi kesempatan bagi Anda yang ingin mencetak nomor register pengaduan.

  12. Catat dan simpan dengan baik Nama (Username) dan Kata Sandi (Password) Anda.

  13. Simpan dengan baik nomor register yang Anda peroleh saat menunjukkan pengaduan untuk mengetahui status/tindak lanjut pengaduan yang Anda sampaikan.

  14. Untuk Bantuan dan Saran mengenai cara melaporkan pengaduan, bisa ditanyakan melalui form Bantuan dan Saran yang telah tersedia di aplikasi.

  15. Komite Etik akan mengirimkan notifikasi berupa email melalui saluran yang telah Anda cantumkan dalam form pengaduan apabila pengaduan yang Anda sampaikan memenuhi kriteria untuk ditindaklanjuti atau tidak.

Frequently Asked Question (FAQ):

Q: Apakah aplikasi Adhi e-WBS ini?
A: Aplikasi Adhi e-WBS adalah aplikasi pengelolaan dan tindak lanjut pengaduan serta pelaporan hasil pengelolaan pengaduan yang disediakan oleh PT. Adhi Karya Tbk sebagai salah satu sarana bagi setiap pejabat/pegawai PT. Adhi Karya Tbk sebagai pihak internal untuk melaporkan dugaan adanya pelanggaran dan/atau ketidakpuasan terhadap pelayanan yang dilakukan/diberikan oleh pejabat/pegawai PT. Adhi Karya Tbk.

Q: Apakah nomor register itu dan apa yang harus saya lakukan terhadap nomor register ini?
A: Nomor register adalah nomor yang digunakan sebagai identitas pelapor dalam melakukan komunikasi tidak langsung antara pihak pelapor dengan menerima laporan yang didapatkan setelah pelapor menyampaikan laporan pelanggaran melalui aplikasi Adhi e-WBS ini. Simpan dengan baik nomor register yang Anda peroleh, jangan sampai tercecer dan diketahui oleh pihak yang tidak berhak karena pelayanan untuk mengetahui status tindak lanjut pengaduan yang disampaikan hanya dapat diberikan melalui nomor register tersebut.

Q: Apakah bentuk respon yang diberikan kepada pelapor atas pengaduan yang disampaikan?
A: Respon yang diberikan kepada pelapor berupa respon awal (ucapan terima kasih telah melakukan pengaduan) dan status/tindak lanjut pengaduan paling akhir sesuai dengan respon yang telah diberikan oleh pihak penerima pengaduan. Respon terkait dengan status/tindak lanjut pengaduan dapat dilihat dalam history pengaduan aplikasi Adhi e-WBS.

Q: Berapa lama respon atas pengaduan yang disampaikan diberikan kepada pelapor?
A: Proses Pengaduan sampai dengan Unit Kepatuhan bisa dilihat Maksimal 30 (Tiga Puluh) Hari di Status Aplikasi Adhi e-WBS sedangkan proses di Komite Etik bisa dilihat Maksimal 30 (Tiga Puluh) hari Setelah Pelimpahan dari Unit Kepatuhan.

Q: Apakah pengaduan yang saya berikan akan selalu mendapatkan respon?
A: Pengaduan yang Anda berikan akan direspon dan tercantum dalam aplikasi Adhi e-WBS ini dan akan terupdate secara otomatis sesuai dengan respon yang telah diberikan oleh pihak penerima pengaduan.
Untuk dapat melihat respon yang diberikan, Anda harus login terlebih dahulu dengan username yang telah Anda registrasikan di aplikasi ini dan Anda dapat melihat status pengaduan dalam history pengaduan sesuai dengan nomor register pengaduan yang didapatkan.
Sebagai catatan, pengaduan Anda akan lebih mudah ditindaklanjuti apabila memenuhi unsur pengaduan. Hal lebih lanjut/lengkap terkait dengan unsur pengaduan dapat dilihat di Aplikasi Adhi e-WBS (Menu Pengertian).

Q: Apakah kerahasiaan Laporan saya terjaga?
A: Kerahasiaan Laporan Anda akan terjaga seperti yang telah disebutkan dalam Surat Keputusan Direksi Nomor 014-6/312.

Q: Apakah setiap melakukan pengaduan harus membuat dan register username baru?
A: Hal tersebut tidak perlu dilakukan. Satu username dapat melakukan pengaduan lebih dari satu. Ketika setelah selesai membuat satu pengaduan, Anda dapat membuat pengaduan terkait dengan dugaan pelanggaran dan/atau ketidakpuasan terhadap pelayanan yang diberikan lainnya dengan memilih "Tambah Pengaduan". Masing-masing pengaduan akan mendapatkan nomor register yang berbeda.

Q: Saya sudah mengirimkan pengaduan namun di kemudian hari saya ingin merubah/menambahkan data terkait pengaduan yang saya lakukan, apa yang harus saya lakukan? Apakah harus membuat pengaduan baru?
A: Data yang sudah dilaporkan sebelumnya tidak dapat dilakukan perubahan namun Anda bisa menambahkan data lain terkait pengaduan dengan mengunggah data dalam bentuk seperti dokumen, foto, video, dan lain sebagainya masing-masing dengan ukuran maksimum 10MB.
Untuk melakukan hal tersebut di atas tidak perlu membuat pengaduan baru. Mengunggah data tambahan baru dapat dilakukan dengan login username yang telah diregistrasikan sebelumnya di aplikasi ini lalu masuk ke halaman pengaduan. Dalam halaman pengaduan, Anda memilih pengaduan yang ingin ditambahkan data tambahan kemudian memilih (klik kotak kecil "Tambah Lampiran Pengaduan") di bagian bawah rincian pengaduan.

# Jenis Aduan Jumlah
1
Aset dan Informasi Perseroan
0
2
Perseroan dan Karyawan
0
3
Berhati-hati dalam melakukan Usaha dan Pekerjaan Sampingan
0
4
Memperlakukan Keluarga dan Teman secara Etis dalam Pekerjaan
0
5
Tawaran, Pemberian Hadiah,Jamuan dan Hiburan
0
6
Menjalin Hubungan yang Wajar dengan Pemerintah
0
7
Menjaga Reputasi Adhi dalam Aktivitas Politik
0
8
Memperlakukan Mitra Bisnis Adhi dengan Adil
0
9
Bersaing Secara Sehat
0
10
test ast
0
Jumlah
0
# Direktorat Jumlah
1
Direktur Utama
0
2
Direktur Keuangan & Legal
0
3
Direktur Operasi I
0
4
Direktur Operasi II
0
5
Direktur Operasi III
0
6
Direktur SDM, Sistem & Investasi
0
Jumlah
0

Registrasi

Username (*)
Password (*)
Konfirmasi Password (*)
Pertanyaan Keamanan (*)
Jawaban Pertanyaan (*)
Jenis Pelapor Internal    Eksternal(*)
Email (*)
Telepon / Hp
Verification Code (*)
(*) wajib diisi

Login

[Lupa Password]